Pengalaman Berharga di Masterclass Pengembangan Skenario Original Series SCENE 2023

Pada tanggal 16 hingga 18 Juni 2023, saya mengikuti sebuah pengalaman yang sangat berkesan, yaitu Masterclass Pengembangan Skenario Original Series SCENE 2023. Acara ini diselenggarakan di Hotel Grand Tjokro, Balikpapan, dengan peserta yang berjumlah sekitar 50 orang. Selama tiga hari penuh, kami mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli di bidangnya dan tentunya menginap di hotel yang nyaman selama kegiatan berlangsung.

Presentasi Naskah Sekartaji


Masterclass ini bukan hanya sekadar sesi kelas teori, tapi juga sangat praktikal. Kelas dimulai sejak pagi dan berlanjut hingga malam, dengan berbagai tugas yang harus diselesaikan oleh peserta. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan naskah mereka sesuai dengan materi yang diberikan selama kelas. Di kesempatan ini, saya menyetorkan naskah berjudul Sekartaji, yang mengusung tema tentang penyintas kekerasan seksual, untuk ikut dalam seleksi. Alhamdulillah, naskah saya terpilih masuk 15 besar, yang membuat saya semakin bersemangat untuk mengikuti proses selanjutnya.

Naskah Sekartaji kemudian dikembangkan lebih lanjut selama masterclass ini. Proses pengembangan naskah ini diawasi dan dibimbing oleh mentor-mentor berkompeten di industri perfilman Indonesia, seperti Imam Santosa (Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi, dan Radio), Erik Tiwa dari AMADEUS/Emtek Group, serta Lina Nurmalina dan Lintang Pramudya W. dari KFT/Badan Film Indonesia. Ilmu yang saya peroleh dalam proses ini sangat berharga, mulai dari teknik pengembangan cerita hingga pembentukan karakter yang lebih kuat dan mendalam.


Foto Bersama Ekraf Balikpapan, Badan Perfilman Indonesia, Sineas Indonesia



Pada akhirnya, saya harus mempresentasikan naskah Sekartaji di depan para juri. Ada banyak sekali nama besar di balik acara ini, termasuk Clarissa Tanoe dari Vision Plus yang hadir sebagai juri untuk menilai naskah-naskah yang berpotensi untuk masuk dalam kelas lanjutan di Jakarta. Jujur, ini adalah pertama kalinya saya merasakan perasaan campur aduk antara semangat dan gugup. Apalagi, di tengah peserta lain yang sudah menggunakan laptop canggih dan gadget terbaru, saya hanya menggunakan laptop jadul dengan keyboard yang sudah rusak, yang membuat saya harus membawa keyboard eksternal, sebuah situasi yang cukup merepotkan.

Meskipun sempat merasa minder, tekad untuk belajar dan berkembang mengalahkan rasa cemas tersebut. Saya pun berhasil menyelesaikan tugas-tugas dan presentasi dengan baik. Walaupun naskah saya tidak berhasil masuk dalam daftar yang berkesempatan mengikuti kelas lanjutan, pengalaman di SCENE 2023 tetap menjadi sebuah pencapaian luar biasa bagi saya. Saya merasa sangat bersyukur bisa mengikuti acara ini dan mendapat kesempatan untuk belajar banyak tentang dunia skenario film serial.

Banyak ilmu yang saya bawa pulang, terutama tentang cara menulis skenario untuk serial yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki kedalaman karakter dan pesan yang kuat. Saya juga bertemu dengan banyak orang yang memiliki passion yang sama dalam dunia perfilman. Jalinan pertemanan dan koneksi yang saya dapatkan selama acara ini tentu akan sangat bermanfaat di masa depan.

Foto bersama anggota kelompok penyelesaian tugas


Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam SCENE 2023, terutama kepada para mentor, penggagas acara, dan teman-teman peserta. Ini adalah pengalaman yang tak akan terlupakan, dan saya berharap semoga film dan serial Indonesia semakin berkualitas dan mampu bersaing dengan industri perfilman internasional. Saya percaya, dengan kesempatan seperti ini, potensi dan kreativitas di dunia perfilman Indonesia akan semakin berkembang pesat.

Sekali lagi, terima kasih SCENE 2023! Terima kasih juga untuk semua yang telah memberikan ilmu dan dukungannya. Semoga suatu saat nanti saya bisa melihat naskah saya, Sekartaji, hadir di layar kaca, memberikan dampak positif bagi banyak orang, dan menjadi bagian dari perkembangan film Indonesia yang semakin cemerlang.


Post a Comment

Gimana pendapat kamu? Yuk sampaikan di kolom komentar!